Cara Memilih Buah Manggis Yang Bagus

Cara Memilih Buah Manggis Yang Bagus

Kita setiap hari membutuhkan buah untuk dikonsumsi. Jenis buah yang ada di bumi ini amat sangat banyak. Kita bisa memilihnya untuk dimakan. Salah satunya adalah buah manggis. Jika saat lagi musim maka sangat mudah kita memperolehnya. Tidak perlu kita pergi ke toko buah atau pasar buah untuk sekedar membeli buah manggis ini. Ketika bepergian ke luar rumah maka akan sangat banyak orang yang menjualnya di pinggiran jalan raya. Ada yang memakai mobil terbuka, sepeda motor, dan ada juga yang hanya membuat lapak sederhana. Orang yang menjadi penjual buah manggis dengan berkeliling lewat gang-gang kampung juga ada.

Buah manggis selain dikenal manis rasanya juga begitu banyak manfaatnya. Tak heran jika para pencinta buah manggis ini banyak. Mereka suka betul makan buah manggis. Manfaat dari buah manggis diantaranya buah tersebut dapat menurunkan kadar gula darah, meningkatkan sistem kekebalan badan, dapat mencegah dari penyakit kanker yang berbahaya, menjadikan kulit lebih kencang, dan mampu mengobati menstruasi. Mungkin masih ada banyak lagi manfaat dari buah manggis ini.

Mendengar banyaknya orang yang menyukai buah manggis maka tidak mengherankan bila pembeli dari buah manggis ini begitu banyak. Suatu ketika kita pun akan membeli pula buah tersebut. Harapannya buah manggis yang dibeli adalah yang manis dan segar tentu. Biasanya, sebelum membeli kita melihat-lihat dulu buah tersebut. Memeriksa apakah buah manggis yang akan kita beli manis dan sudah matang. Untuk bisa memilih buah manggis yang manis dan bagus maka ada caranya. Berikut ini beberapa tips memilih buah manggis yang bagus dan berkualitas.

  1. Lihatlah tangkainya
    Pada buah manggis yang berkualitas baik maka kita bisa lihat warna tangkainya. Untuk buah manggis yang berkualitas baik maka tangkainya berwarna hijau dan kelihatan segar.
  2. Lihatlah pula warna kulitnya
    Untuk mendapatkan buah manggis yang benar-benar matang, manis dan enak rasanya kita juga perlu melihat warna kulitnya. Jika kulit manggis berwarna ungu tua maka jelas buah manggis tersebut benar-benar sudah matang dan akan manis rasanya. Buah manggis pada kondisi ini sudah siap dinikmati.
  3. Memeriksa tekstur kulit buah manggis
    Pada buah manggis yang manis maka kita bisa mengecek kulitnya. Buah manggis yang manis bila kita tekan kulitnya maka akan terasa lembut dan empuk. Ini menandakan matangnya sempurna. Jika kulit manggis kasar maka ada dua kemungkinan. Bila warna kulitnya kehitam-hitaman maka kasarnya kulit ini menandakan bahwa manggis sudah terlewat matangnya. Namun jika kulit buah manggis ini warnanya hijau berarti buah manggis masih terlalu muda. Belum enak dimakan.
  4. Bisa pula kita mengecek manggis dengan memasukkan ke dalam air
    Ketika buah manggis dimasukkan ke dalam air dan buah manggis tersebut mengapung maka berarti buah manggis masih bagus kualitasnya. Tetapi kalau buah manggis tersebut tenggelam maka kemungkinan besar tidaklah baik kualitasnya.
  5. Lihatlah juga apakah ada getah kuning di kulitnya
    Jika terdapat getah berwarna kuning maka itu kurang baik kualitasnya. Biasanya di dalamnya akan terdapat getah yang lebih banyak lagi. Adanya getah tersebut membuat rasa buah manggis kurang enak dan manis.

Tips sederhana ini akan sangat membantu kita. Setelah mengetahui buah manggis yang bagus maka kita nanti tidak akan salah pilih ketika mau membelinya. Kita bisa mendapatkan buah yang manis dan segar akhirnya.

Cara Memenangkan Persaingan Dalam Bisnis Kuliner

Cara Memenangkan Persaingan Dalam Bisnis Kuliner

Bisnis kuliner kita menjamur dimana-mana. Di kota dan desa hampir sama perkembangan dari bisnis kuliner ini. Pesat sekali kalau kita lihat. Terbukti dari munculnya warung-warung makan dan pusat jajanan di berbagai pojok kota. Di tempat tersebut, masyarakat akan sangat mudah mendapatkan berbagai makanan dan masakan yang ia inginkan. Dari masakan tradisional hingga yang era kekinian. Semuanya lengkap ada di situ. Pemerintah daerah juga mendorong suburnya bisnis kuliner ini. Hal itu ditandai dengan dibukanya lokasi khusus untuk tempat orang menjual berbagai macam makanan dan masakan.

Di pedesaan yang letaknya lumayan jauh dari perkotaan pun tak kalah perkembangannya. Di tepi jalan desa, di pertigaan, di perempatan, pasar desa, dan beberapa tempat yang ramai di desa tersebut. Bentuk-bentuk usaha kuliner di pedesaan itu misalnya adanya banyak angkringan sederhana, orang menjual lauk pauk sarapan pagi, warung mie ayam, warung soto, warung bakso, bakmi, dan sebagainya. Banyaknya orang mendirikan warung kuliner karena tentu saja prospeknya amat menjanjikan. Modalnya tidaklah besar dan menjalankan usahanya juga relatif mudah. Usaha seperti inilah yang disukai oleh banyak orang. Dimana sekarang banyak orang yang akan memulai usaha namun terkendala modal yang berupa uang tunai.

Kemudahan dalam memulai usaha di bidang kuliner perlu juga diimbangi bagaimana cara menjadikan usaha ini tetap berjalan terus. Jadi tidak hanya sekali berjalan kemudian berhenti selamanya. Usaha kuliner kita harus mampu bersaing dengan yang lainnya. Nah, agar kita bisa mampu bersaing dan tetap eksis dalam bisnis kuliner kita maka ada beberapa hal yang mesti kita lakukan. Untuk lebih jelasnya silakan disimak berikut ini.

  1. Siapkan makanan dan masakan yang terbaik
    Masalah makanan dan masakan sangat terkait dengan kualitas rasa. Dengan rasa yang enak dan khas maka anda sudah memenangkan separuh persaingan. Yang akan kita lakukan adalah persaingan yang sehat bukan yang kotor. Untuk menghasilkan makanan atau masakan yang enak maka perlu sekali berlatih dan belajar.
  2. Berikan harga yang terjangkau
    Lebih baik dengan memberikan bandrol harga makanan dan masakan yang terkesan murah. Tetapi jangan terjebak kepada harga yang murahan. Intinya harga makanan dan masakan di tempat kita harus terjangkau oleh para konsumen di sekitar kita. Banyak orang yang mempertimbangkan masalah harga dari pada rasa. Meski pun rasanya enak tetapi kalau harganya mahal maka mereka pun urung diri untuk membelinya.
  3. Kondisi tempat yang bersih
    Tempat untuk jualan dibuat sebersih mungkin. Jangan sampai muncul anggapan dari para calon pembeli yang mengatakan warung kuliner kita kotor. Kondisi kotor ini akan mengganggu para konsumen untuk datang ke tempat usaha kita. Tidak sulit untuk membuat warung kita bersih. Cukup rutin membuang sampah di tempatnya dan menyapunya maka akan terkesan bersih selalu. Meskipun warung sederhana namun kalau bersih maka akan banyak yang suka.
  4. Rapikan seluruh barang dagangan
    Kerapian disukai oleh banyak orang. Tak terkecuali oleh para calon pembeli di warung anda. Bila kondisi warung rapi maka orang pun akan senang menyambangi. Mereka pun betah duduk berlama-lama di warung kita. Lamanya mereka berdiam di warung kita tentu akan menghasilkan potensi mereka membeli makanan dan masakan yang kita jual.
  5. Utamakan pelayanan kepada pembeli
    Pelayanan merupakan inti pokok dari usaha. Jika ingin memiliki warung kuliner yang laris manis maka harus melakukan atau memberi pelayanan yang paling baik kepada calon pembeli.

Dengan kita mempraktekkan beberapa cara di atas, maka kita akan mudah memenangkan persaingan yang sehat. Menangnya kita dalam bersaing akan menjadikan usaha kuliner kita tetap mampu berjalan terus. Semoga sukses selalu menyertai para pembaca sekalian.