Cara Memasang CCTV Agar Efektif

Cara Memasang CCTV Agar Efektif

Hari ini kita sudah sangat sering mendengar yang namanya CCTV. Namun, tetap saja ada diantara kita yang belum tahu apa itu CCTV. Sebagai tambahan pengetahuan CCTV kependekan dari Closed Circuit Television yang artinya televisi sirkuit tertutup. Peralatan CCTV kini sudah banyak yang menggunakan. Awalnya dulu hanya di perkantoran, perusahaan besar, toko swalayan, dan tempat-tempat umum yang penting lainnya. Tetapi, kini CCTV sudah dipakai oleh siapa saja. Termasuk pula masyarakat yang memasang CCTV ini di rumahnya sendiri.

Bilamana kita hendak memasang CCTV di rumah sendiri atau tempat lainnya maka kita perlu mengetahui caranya. Peralatan CCTV ini terbilang tidak murah harganya. Untuk itu dalam pemasangannya nanti perlu memperhatikan banyak hal supaya benar-benar pas. Dengan begitu kita bisa mendapatkan manfaat dari CCTV ini secara maksimal. Dalam pemasangan CCTV ada tekniknya tersendiri yang wajib kita ketahui. Baiklah, kita simak saja beberapa cara yang perlu diperhatikan ketika memasang CCTV.

  1. Menentukan titik lokasi yang akan dipasangi dengan CCTV
    Perangkat CCTV setidaknya terdiri dari kamera, Digital Video Recorder atau DVR, dan monitor. Yang perlu kita perhatikan betul ialah menentukan titik lokasi yang hendak dipasangi dengan kamera. Dari kamera ini nantinya bisa merekam segala hal yang ditangkapnya. Kita bisa menyaksikan segala hal yang ditangkap kamera melalui monitor yang tersedia. Selama 24 jam nonstop kamera bisa merekam segala hal yang ditangkapnya. Untuk itu, sangat penting kita menempatkan posisi kamera. Maka perlu ditentukan terlebih dahulu titik lokasi yang akan dipasangi dengan CCTV ini.
  2. Menentukan target jangkauan yang akan diawasi
    CCTV memang memiliki fungsi bisa merekam segala kejadian di lokasi yang terjangkau oleh kamera. Bentuk rekaman tersebut berupa visual. Namun ada pula CCTV yang sekarang bisa merekam suaranya. Tetapi pada umumnya, CCTV merekam gambar saja. Untuk itu kita harus menentukan target jangkauan yang akan diawasi dengan CCTV tersebut. Pemasangan kamera perlu mempertimbangkan jangkauan tempat yang akan diawasi dengan CCTV. Ada beberapa kamera CCTV yang bekerja memakai jaringan wifi. Maka kita pun mesti jeli dalam menempatkan kamera CCTV sehingga masih dalam titik yang terkoneksi dengan jaringan wifi. Sehingga nantinya dapat bekerja dengan optimal kameranya.
  3. Memilih kamera CCTV yang bagus
    Kamera sangat berpengaruh dalam menentukan kualitas gambar yang kita terima. Setiap CCTV punya spesifikasi masing-masing. Yang perlu kita perhatikan adalah memilih CCTV yang mampu menghasilkan resolusi gambar yang jelas. Sehingga rekaman yang kita lihat akan begitu bagus dan berkualitas. Termasuk pula kita perlu memilih kamera yang memiliki daya tahan yang baik. Kamera yang tidak mudah bermasalah atau bahkan rusak. Ada kamera CCTV yang khusus dipasang di dalam rumah atau in door. Ada pula kamera yang khusus dipasang di luar rumah atau out door. Untuk kamera jenis out door ini ada beberapa fasilitas tambahan yang dimilikinya. Misalnya saja bentuknya mampu melindungi kamera dari sengatan panas matahari dan juga air hujan. Kamera out door pun mampu mengatur eksposur dari cahaya matahari. Dengan begitu gambar yang direkamnya akan begitu jernih.
  4. Menentukan sudut kamera
    Pemasangan CCTV tetap perlu memperhatikan sudut kamera. Perhitungan sudut kamera ini diambil dari ketinggian rumah atau bangunan yang hendak dipasangi kamera CCTV. Disarankan besar sudutnya antara 100-115 derajat.

Sangatlah penting kita memperhatikan cara di atas tatkala hendak memasang CCTV di rumah. CCTV memang sangat penting untuk sekarang ini. Pemasangan CCTV akan meningkatkan sistem keamanan pada suatu tempat.

Cara Merawat Smartphone Agar Awet

Cara Merawat Smartphone Agar Awet

Merawat smartphone sangatlah penting untuk dilakukan. Barang smartphone sudah banyak dimiliki oleh masyarakat. Di zaman ini hampir tak ada orang yang tak memilikinya. Di berbagai kesempatan selalu saja kita saksikan orang-orang yang memegang smartphone. Bahkan saat berkendaraan pun tidak jarang orang memegang smartphone. Seperti orang yang naik mobil dan naik sepeda motor. Meskipun hal tersebut kurang baik dilakukan sebab berbahaya di dalam berkendaraan di jalan. Namun, ilustrasi tersebut menggambarkan betapa banyak frekuensi kita menggunakan smartphone dalam kehidupan sehari-hari.

Tertinggalnya smartphone di rumah bisa menjadikan kita harus kembali untuk mengambilnya. Ini dilakukan karena pentingnya barang smartphone tersebut. Komunikasi dengan orang lain akan terganggu tatkala alat komunikasi ini tidak dibawa. Karena smartphone itu sangat penting maka kita perlu menjaga dan merawatnya agar tetap awet. Harga dari smartphone juga relatif agak mahal sehingga kalau rusak maka kita bisa merasa sedih dan susah karena harus membeli yang baru lagi. Keluar uang lagi sehingga hal itu bisa mengurangi tabungan kita. Maka dari itu kita perlu mengetahui bagaimana cara merawat smartphone agar tetap awet tahan lama. Smartphone kesayangan kita tentu perlu diperhatikan selalu. Nah, berikut ini ada beberapat cara agar smartphone bisa lebih awet.

  1. Miliki pelindung tambahan pada smartphone
    Pada layar kita bisa pasangi dengan tempered glass sehingga akan lebih aman bila terkena goresan. Karena frekeuensi penggunaan dari smartphone sangat tinggi maka maka sangat potensial layarnya bisa tergores. Pemasangan tempered glass sangat penting untuk perlindungan dari goresan. Untuk case pun perlu kita pasangi dengan pelindung juga. Ada berbagai macam bahan dan motif dari case ini. Kita bisa memilihnya sesuai dengan kesukaan hati. Di samping, ada manfaat untuk perlindungan tetapi ada juga sisi yang menambah keindahannya. Sangat rentan smartphone ini jatuh ke lantai. Baik itu saat dipakai maupun dikantongi. Kala smartphone sudah dipasangi case tambahan maka akan lebih aman dan tidak akan mudah pecah bodynya bila jatuh ke lantai.
  2. Hapuslah widget bila tak dibutuhkan
    Smartphone yang kita pakai umumnya terdapat banyak widget. Semakin banyak widget yang terpasang maka beban pada sistem juga bertambah. Maka sangatlah penting untuk kita menghapusnya bila tak dipakai.
  3. Peliharalah kondisi baterai smartphone
    Bagian smartphone yang penting adalah baterainya. Bila baterainya mati maka smartphone akan tidak bisa dinyalakan. Maka baterai sangatlah penting untuk selalu dijaga agar tetap awet. Jangan sampai baterai terkena percikan air. Hanya percikan air saja tidak boleh apalagi bila sampai tercelup air. Ketika dalam mengisi daya baterai atau charger pun harus mengetahui aturannya. Ketika daya baterai sudah penuh maka sebaiknya dicabut. Smartphone pun perlu segera diisi daya baterai saat sudah masuk di bawah 20 %. Di tanda baterai ada tulisannya. Kita mesti jeli memperhatikannya. Jangan sampai smartphone mati dengan sendirinya karena lupa diisi daya. Kondisi ini akan mengakibatkan baterai smartphone tidak awet.
  4. Hindari dari serangan malware maupun virus
    Munculnya malware dan virus akan sangat merepotkan kita. Smartphone pun akan menjadi mudah rusak ketika terkena malware dan virus. Perlunya kita memasang antivirus sehingga akan lebih aman.
  5. Memencet tombol di smartphone dengan berhati-hati
    Pada umumnya pada smartphone itu terdapat empat tombol, yaitu: tombol power, volume, naik, volume turun, dan home. Saat kita memencet atau menekan tombol tersebut maka mesti berhati-hati. Bahan-bahannya sangat mudah patah. Jika terlalu keras atau kasar sangat mungkin tombol di smartphone menjadi patah atau rusak.
  6. Menjaga kebersihan smartphone
    Pastikan smartphone dalam kondisi bersih. Debu-debu yang menempel pada smartphone mesti dibersihkan secara berkala.

Dengan kita merawat smartphone dengan baik maka ini keawetan dari peralatan komunikasi ini. Akan merugi bilamana kita tidak mengetahui cara mudah merawat smartphone tersebut.

Mengenal Perbedaan Modem dan Router

Mengenal Perbedaan Modem dan Router

Kita tentu sudah tidak asing lagi dengan yang namanya modem. Di samping itu, kita tidaklah juga asing dengan kata router. Ketika membahas masalah jaringan internet maka akan sering bersinggungan dengan modem dan router. Terutama untuk mereka yang berkecimpung di dalam bidang teknologi informasi. Tetapi, orang awam pun di zaman seperti sekarang ini rasanya sedikit yang tak mengenal modem. Kala laptop atau komputer kita ingin mendapatkan jaringan internet maka kita perlu membeli modem. Selanjutnya, modem tersebut kita pasangi dengan kartu nomor telepon. Ada lagi yang namanya router. Mungkin tidak sedikit yang masih bingung dengan modem dan router. Sehingga tidak sedikit pula yang menyamakan antara keduanya.

Untuk lebih memahami kedua perangkat tersebut maka kita perlu mengenalnya satu per satu. Selanjutnya kita bisa membedakannya nanti. Pertama kita akan membahas tentang modem. Alat ini adalah sebuah perangkat yang dipakai untuk perantara antara komputer dan laptop dengan penyedia jasa layanan internet atau ISP (Internet Service Provider). Dengan tersambungnya komputer dan laptop dengan modem maka akan menjadikan terhubung dengan internet. Perangkat komputer dan laptop akhirnya bisa dipakai untuk melakukan berbagai hal yang berkaitan dengan internet.

Modem sendiri sebetulnya merupakan kependekan dari dua kata Modulator dan Demodulator. Dari dua kata ini kita bisa mengambil sebuah kesimpulan akan fungsi dari modem. Sebagai modulator maksudnya dapat mengunah sinyal informasi menjadi sinyal pembawa yang akan siap untuk dikirimkan. Kemudian sebagai demodulator maksudnya dapat memisahkan sinyal yang isinya informasi dari sinyal pembawa yang terima. Dengan begitu para user atau pengguna bisa mendapatkan informasi dengan mudah, bagus, serta tanpa kendala.

Untuk bisa terhubung dengan internet, ada beberapa sinyal yang harus dimiliki. Jika kita memakai smartphone maka jenis sinyal radio yang dipakai. Ada pula yang memakai fiber optic, sinyal elektrik, dan juga satelit. Sebagai contohnya, saat kita mengupload foto di akun media sosial lewat smartphone maka modem di smartphone kita mengubah sinyal digital menjadi sinyal radio yang dapat dipahami atau dimengerti oleh perangkat radio di operator nomor telepon yang kita pilih.

Modem sendiri ada banyak jenisnya. Tidak hanya satu jenis saja. Untuk lebih jelasnya, berikut ini kami tulis beberapa jenis modem.

  1. Modem DSL atau Digital Subcriber Line
    Modem ini cara kerjanya dengan menghubungkan personal computer ke internet yang berkualitas tinggi dan kecepatannya bagus. Penggunan jenis modem ini dapat mengakses internet dan juga berbicara di telepon.
  2. Modem GSM
    Pada jenis ini, modem memakai jaringan telepon seluler menjadi sistem untuk proses transfer data antara perangkat. Modem ini amat murah dan penggunaanya pun cukup mudah.
  3. Modem Analog
    Modem ini mengubah data yang diterima menjadi bentuk digital ke komputer dengan jaringan transmisi. Atau bisa pula bekerja sebaliknya. Sering pula disebut modem dial up.
  4. Modem CDMA (Code Division Multiple Access)
    Jenis modem ini tanpa menggunakan kabel. Bentuknya mirip dengan modem GSM tetapi frekuensinya berbeda.
  5. Modem kabel
    Modem ini merupakan perangkat keras dari jaringan komputer yang terhubung dengan sambungan TV kabel untuk menyambungkan internet.

Lalu yang kedua kita akan membahas apa itu router. Alat ini merupakan perangkat yang fungsinya membuat jaringan lokal. Ketika kita punya beberapa perangkat di sebuah tempat maka dengan alat router ini kita bisa bertukar data. Tentu saja jangkauan dari router ini ada batasannya. Untuk kita bisa berinternet maka tidak mesti harus dengan router. Sebab fungsi dari router ini untuk menjadikan banyak perangkat di satu tempat bisa berinternet secara bersamaan.

Dari penjelasan di atas maka kita bisa membuat kesimpulan tentang perbedaan modem dan router.
Bahwasannya modem berfungsi agar perangkat dapat terhubung ke jaringan internet. Sedangkan router digunakan untuk membuat banyak perangkat bisa mengakses internet secara bersamaan. Router juga tidak mesti untuk terhubung dengan internet. Kalau hanya ingin berinternet sendiri maka tidaklah perlu menggunakan router.