Mengenali Adanya Kerusakan Pada Mouse

Mengenali Adanya Kerusakan Pada Mouse

Menggunakan komputer bukan sesuatu yang sulit untuk saat ini. Terutama bagi anak-anak sekolah. Di sekolah mereka sudah dikenalkan dengan baik tentang segala hal mengenai komputer ini. Dari bagian-bagiannya hingga bagaimana cara mengoperasikannya. Dari hardware dan software diperkenalkan satu per satu. Semuanya bertujuan agar anak-anak usia sekolah bisa mengenal komputer lebih dekat. Sehingga suatu saat nanti akan menggunakannya maka tidak perlu berlatih lagi. Baik komputer dan laptop sebetulnya memilki sistem yang tidak jauh beda.

Beberapa hardware seperti keyboard, monitor, dan mouse menjadi hal kini sudah tidak asing lagi bagi banyak orang. Satu jenis perangkat keras komputer yang masih banyak dipakai untuk saat ini ialah mouse komputer. Bisa dipakai untuk laptop juga. Ketika kita menggunakan komputer dan laptop maka perlu adanya mouse sebagai alat yang mempermudah dalam menggerakkan kursor. Jika kita menggunakan laptop mungkin tidak mengapa tanpa memakai mouse karena sudah ada yang namanya touchpad di sana. Namun, jika menggunakan personal computer atau PC maka akan terasa amat sulit ketika kita tidak memakai mouse. Harga dari mouse pun bervariasi. Ada yang murah dan ada pula yang lumayan mahal harganya. Namun, umumnya hargan mouse ini relatif terjangkau.

Sebuah barang memang tidak akan selamanya bisa selalu digunakan dengan baik. Termasuk dalam hal ini adalah mouse. Suatu ketika memang bisa rusak mouse yang kita miliki itu. Tetapi tidak semua orang bahkan termasuk kita sendiri yang mengetahui apakah mouse itu rusak atau tidak. Dalam hal ini, kita mesti mengenali beberapa ciri adanya kerusakan pada mouse. Sehingga kita membuat kesimpulan yang tepat terhadap mouse kita.

  1. Kursor tidak berjalan meski lampunya menyala
    Ketika kursor tidak bergerak atau berjalan saat kita gerakan maka tentu ini sebuah masalah. Apalagi, lampu pada mouse menyala. Tetapi kita tidak boleh terburu-buru mengatakan mouse benar-benar rusak. Akan lebih baik bila cobakan dulu mouse kita ke komputer dan laptop yang lain. Bila tetap sama saja kursornya tidak bergerak maka benarlah bahwa mouse kita memang rusak.
  2. Kursor tak bergerak meskipun mouse sudah terhubung ke port USB
    Meski telah terhubung ke komputer dan laptop tetapi kalau kursor tidak bergerak ketika digerakkan maka sangat besar kemungkinannya mouse kita rusak. Terdapat dua jenis mouse, pertama mouse wired (dengan kabel) dan mouse wireless (tanpa kabel). Untuk mouse yang menggunakan kabel kita perlu mengecek kabelnya. Apakah ada yang putus atau tidak? Jika kabel dalam kondisi baik berarti memang mousenya yang bermasalah. Kemudian untuk mouse jenis wireless kita perlu mengecek apakah baterainya sudah lemah atau masih kuat. Jika masih lemah maka perlu diganti dengan yang baru baterainya. Ketika diganti baterainya kok ternyata tetap tidak bergerak kursornya maka berarti mousenya yang benar-benar rusak.
  3. Kondisi lampu LEDnya tak menyala
    Pada mouse jenis optic ketika lampunya tidak menyala maka kemungkinan besar mouse tersebut rusak. Umumnya warna lampu tersebut merah.
  4. Tidak bisa untuk diklik
    Ketika tombol mouse baik yang kiri atau kanan ada yang tidak berfungsi saat digunakan untuk mengeklik maka kemungkinan besar ada kerusakan pada mousenya. Baik klik kanan atau kiri semuanya sangat penting ketika kita mengoperasikan komputer dan laptop.
  5. Antara kursor dan mouse tidak sinkron
    Hal ini tentu sangat merepotkan kita semua. Ketika kita hendak menggeser kursor ke kanan tetapi justri kursor malah bergerak ke arah kiri.

Inilah beberapa hal yang bisa kita gunakan untuk mengenali adanya kerusakan pada mouse. Dengan telah mengetahui kerusakan hanya pada mouse maka kita cukup mengganti mousenya dengan yang baru. Bisa juga dengan memperbaikinya.

Mengenal Perbedaan Modem dan Router

Mengenal Perbedaan Modem dan Router

Kita tentu sudah tidak asing lagi dengan yang namanya modem. Di samping itu, kita tidaklah juga asing dengan kata router. Ketika membahas masalah jaringan internet maka akan sering bersinggungan dengan modem dan router. Terutama untuk mereka yang berkecimpung di dalam bidang teknologi informasi. Tetapi, orang awam pun di zaman seperti sekarang ini rasanya sedikit yang tak mengenal modem. Kala laptop atau komputer kita ingin mendapatkan jaringan internet maka kita perlu membeli modem. Selanjutnya, modem tersebut kita pasangi dengan kartu nomor telepon. Ada lagi yang namanya router. Mungkin tidak sedikit yang masih bingung dengan modem dan router. Sehingga tidak sedikit pula yang menyamakan antara keduanya.

Untuk lebih memahami kedua perangkat tersebut maka kita perlu mengenalnya satu per satu. Selanjutnya kita bisa membedakannya nanti. Pertama kita akan membahas tentang modem. Alat ini adalah sebuah perangkat yang dipakai untuk perantara antara komputer dan laptop dengan penyedia jasa layanan internet atau ISP (Internet Service Provider). Dengan tersambungnya komputer dan laptop dengan modem maka akan menjadikan terhubung dengan internet. Perangkat komputer dan laptop akhirnya bisa dipakai untuk melakukan berbagai hal yang berkaitan dengan internet.

Modem sendiri sebetulnya merupakan kependekan dari dua kata Modulator dan Demodulator. Dari dua kata ini kita bisa mengambil sebuah kesimpulan akan fungsi dari modem. Sebagai modulator maksudnya dapat mengunah sinyal informasi menjadi sinyal pembawa yang akan siap untuk dikirimkan. Kemudian sebagai demodulator maksudnya dapat memisahkan sinyal yang isinya informasi dari sinyal pembawa yang terima. Dengan begitu para user atau pengguna bisa mendapatkan informasi dengan mudah, bagus, serta tanpa kendala.

Untuk bisa terhubung dengan internet, ada beberapa sinyal yang harus dimiliki. Jika kita memakai smartphone maka jenis sinyal radio yang dipakai. Ada pula yang memakai fiber optic, sinyal elektrik, dan juga satelit. Sebagai contohnya, saat kita mengupload foto di akun media sosial lewat smartphone maka modem di smartphone kita mengubah sinyal digital menjadi sinyal radio yang dapat dipahami atau dimengerti oleh perangkat radio di operator nomor telepon yang kita pilih.

Modem sendiri ada banyak jenisnya. Tidak hanya satu jenis saja. Untuk lebih jelasnya, berikut ini kami tulis beberapa jenis modem.

  1. Modem DSL atau Digital Subcriber Line
    Modem ini cara kerjanya dengan menghubungkan personal computer ke internet yang berkualitas tinggi dan kecepatannya bagus. Penggunan jenis modem ini dapat mengakses internet dan juga berbicara di telepon.
  2. Modem GSM
    Pada jenis ini, modem memakai jaringan telepon seluler menjadi sistem untuk proses transfer data antara perangkat. Modem ini amat murah dan penggunaanya pun cukup mudah.
  3. Modem Analog
    Modem ini mengubah data yang diterima menjadi bentuk digital ke komputer dengan jaringan transmisi. Atau bisa pula bekerja sebaliknya. Sering pula disebut modem dial up.
  4. Modem CDMA (Code Division Multiple Access)
    Jenis modem ini tanpa menggunakan kabel. Bentuknya mirip dengan modem GSM tetapi frekuensinya berbeda.
  5. Modem kabel
    Modem ini merupakan perangkat keras dari jaringan komputer yang terhubung dengan sambungan TV kabel untuk menyambungkan internet.

Lalu yang kedua kita akan membahas apa itu router. Alat ini merupakan perangkat yang fungsinya membuat jaringan lokal. Ketika kita punya beberapa perangkat di sebuah tempat maka dengan alat router ini kita bisa bertukar data. Tentu saja jangkauan dari router ini ada batasannya. Untuk kita bisa berinternet maka tidak mesti harus dengan router. Sebab fungsi dari router ini untuk menjadikan banyak perangkat di satu tempat bisa berinternet secara bersamaan.

Dari penjelasan di atas maka kita bisa membuat kesimpulan tentang perbedaan modem dan router.
Bahwasannya modem berfungsi agar perangkat dapat terhubung ke jaringan internet. Sedangkan router digunakan untuk membuat banyak perangkat bisa mengakses internet secara bersamaan. Router juga tidak mesti untuk terhubung dengan internet. Kalau hanya ingin berinternet sendiri maka tidaklah perlu menggunakan router.