Cara Memenangkan Persaingan Dalam Bisnis Kuliner

Cara Memenangkan Persaingan Dalam Bisnis Kuliner

Bisnis kuliner kita menjamur dimana-mana. Di kota dan desa hampir sama perkembangan dari bisnis kuliner ini. Pesat sekali kalau kita lihat. Terbukti dari munculnya warung-warung makan dan pusat jajanan di berbagai pojok kota. Di tempat tersebut, masyarakat akan sangat mudah mendapatkan berbagai makanan dan masakan yang ia inginkan. Dari masakan tradisional hingga yang era kekinian. Semuanya lengkap ada di situ. Pemerintah daerah juga mendorong suburnya bisnis kuliner ini. Hal itu ditandai dengan dibukanya lokasi khusus untuk tempat orang menjual berbagai macam makanan dan masakan.

Di pedesaan yang letaknya lumayan jauh dari perkotaan pun tak kalah perkembangannya. Di tepi jalan desa, di pertigaan, di perempatan, pasar desa, dan beberapa tempat yang ramai di desa tersebut. Bentuk-bentuk usaha kuliner di pedesaan itu misalnya adanya banyak angkringan sederhana, orang menjual lauk pauk sarapan pagi, warung mie ayam, warung soto, warung bakso, bakmi, dan sebagainya. Banyaknya orang mendirikan warung kuliner karena tentu saja prospeknya amat menjanjikan. Modalnya tidaklah besar dan menjalankan usahanya juga relatif mudah. Usaha seperti inilah yang disukai oleh banyak orang. Dimana sekarang banyak orang yang akan memulai usaha namun terkendala modal yang berupa uang tunai.

Kemudahan dalam memulai usaha di bidang kuliner perlu juga diimbangi bagaimana cara menjadikan usaha ini tetap berjalan terus. Jadi tidak hanya sekali berjalan kemudian berhenti selamanya. Usaha kuliner kita harus mampu bersaing dengan yang lainnya. Nah, agar kita bisa mampu bersaing dan tetap eksis dalam bisnis kuliner kita maka ada beberapa hal yang mesti kita lakukan. Untuk lebih jelasnya silakan disimak berikut ini.

  1. Siapkan makanan dan masakan yang terbaik
    Masalah makanan dan masakan sangat terkait dengan kualitas rasa. Dengan rasa yang enak dan khas maka anda sudah memenangkan separuh persaingan. Yang akan kita lakukan adalah persaingan yang sehat bukan yang kotor. Untuk menghasilkan makanan atau masakan yang enak maka perlu sekali berlatih dan belajar.
  2. Berikan harga yang terjangkau
    Lebih baik dengan memberikan bandrol harga makanan dan masakan yang terkesan murah. Tetapi jangan terjebak kepada harga yang murahan. Intinya harga makanan dan masakan di tempat kita harus terjangkau oleh para konsumen di sekitar kita. Banyak orang yang mempertimbangkan masalah harga dari pada rasa. Meski pun rasanya enak tetapi kalau harganya mahal maka mereka pun urung diri untuk membelinya.
  3. Kondisi tempat yang bersih
    Tempat untuk jualan dibuat sebersih mungkin. Jangan sampai muncul anggapan dari para calon pembeli yang mengatakan warung kuliner kita kotor. Kondisi kotor ini akan mengganggu para konsumen untuk datang ke tempat usaha kita. Tidak sulit untuk membuat warung kita bersih. Cukup rutin membuang sampah di tempatnya dan menyapunya maka akan terkesan bersih selalu. Meskipun warung sederhana namun kalau bersih maka akan banyak yang suka.
  4. Rapikan seluruh barang dagangan
    Kerapian disukai oleh banyak orang. Tak terkecuali oleh para calon pembeli di warung anda. Bila kondisi warung rapi maka orang pun akan senang menyambangi. Mereka pun betah duduk berlama-lama di warung kita. Lamanya mereka berdiam di warung kita tentu akan menghasilkan potensi mereka membeli makanan dan masakan yang kita jual.
  5. Utamakan pelayanan kepada pembeli
    Pelayanan merupakan inti pokok dari usaha. Jika ingin memiliki warung kuliner yang laris manis maka harus melakukan atau memberi pelayanan yang paling baik kepada calon pembeli.

Dengan kita mempraktekkan beberapa cara di atas, maka kita akan mudah memenangkan persaingan yang sehat. Menangnya kita dalam bersaing akan menjadikan usaha kuliner kita tetap mampu berjalan terus. Semoga sukses selalu menyertai para pembaca sekalian.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *